Senin, 19 Januari 2015

Kewajiban Menuntut Ilmu Dalam ISLAM

Sebagai mahasiswa terutama kita sebagai Mahasiswa Muslim, Kita harus menuntu ilmu, karena menuntut ilmu merupakan hal yang wajib sebagai seorang muslim yang taat kepada Allah. Mahasiswa yang merupakan penurus generasi harus mempunyai ilmu yang tinggi sehingga dapat digunakan untuk kepentingan umat. Berikut disajikan dasar hukum menuntut ilmu.

DASAR HUKUM MENUNTUT ILMU. 

1. Sebagai seorang Muslim tentunya kita tidak asing hadits dari Rasullulah SAW yang berbunyi :

‘MENUNTUT ILMU ITU HUKUMNYA WAJIB BAGI SETIAP MUSLIM LAKI-LAKI DAN MUSLIM PEREMPUAN, WAKTUNYA ADALAH DARI BUAIAN IBU (BAYI), SAMPAI MASUK LIANG KUBUR”  Hadits dari Rasul SAW yang sangat jelas sekali perintahnya, bahwa dalam Islam menuntut ilmu hukumnya adalah WAJIB yang artinya adalah, jika dikerjakan dan dilaksanakan kita akan mendapat PAHALA, jika diabaikan, disepelekan/tidak dilaksanakan kita akan mendapat DOSA.
Jadi permasalahan yang mendesak sekarang adalah, jika kita mengaku sebagai seorang Muslim, marilah mumpung kita masih diberi kesempatan hidup oleh ALLAH SWT, segeralah dan jangan ditunda-tunda lagi untuk menuntut ilmu agama Islam yang benar, benar dalam artian yang sesuai dengan Al-qur`an dan Hadits Shahih dari Rasullulah SAW, agar kita memperoleh petunjuk dan kebenaran dalam Islam yang diturunkan oleh ALLAH SWT melalui Rasulnya Muhammad SAW, sehingga kita dasar dalam beragama Islam tidak hanya menduga-duga atau berprasangka saja. Kita boleh berhenti menuntut ilmu, hanya jika kita sudah masuk liang kubur / MATI, jika kita sudah mati sudah tidak ada kewajiban lagi untuk menuntut ilmu. Jadi jika kita masih hidup, alangkah ironi dan naïf nya , jika kita mengaku sebagai seorang Muslim, tapi giliran ada yang mengajak untuk menuntut ilmu agama Islam tentang hukum-hukum ALLAH lewat kajian Al-qur`an dan Hadits Shahih merasa enggan dan berat sekali, dan banyak sekali alasan-alasan yang dilontarkan, seakan-akan mau hidup selamanya.
Subhanallah, sebelum terlambat marilah koreksi diri kita dan tanyakan dalam hati kita, jika kita sudah tahu bahwa menuntut ilmu dalam Islam hukumnya adalah wajib, dan ketika ada kesempatan dan ada orang yang mengajak untuk menuntut ilmu, kemudian kita menunda-nundanya bahkan menolaknya, sekarang pertanyaan besarnya adalah, “Masihkah pantaskah kita dihadapan ALLAH SWT, disebut sebagai seorang Muslim…


2. Dasar hukum menuntut ilmu yang kedua adalah dalam Surat Al-Ashr, yang berbunyi sbb : "Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh dan nasehat menasehati Supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran". Ingatlah ALLAH SWT telah bersumpah dalam surat ini dengan masa / waktu yang didalamnya terjadi peristiwa yang baik dan yang buruk, bersumpah bahwa setiap manusia didunia ini, baik itu orang Islam atau di luar Islam pasti akan mengalami kerugian, kecuali yang memiliki 4 (empat hal) yaitu


1. Iman, 2. Amal Shaleh, 3. Saling menasehati supaya mentaati kebenaran, 4. Saling menasehati supaya menetapi kesabaran.

Melihat empat hal diatas, jika kita sebagai seorang Muslim mau beruntung dan terlepas dari kerugian, maka mau tidak mau, suka atau tidak suka kita harus :

Agar mempunyai Iman, maka kita harus :

  • Memaksanya untuk bersungguh sungguh, mempelajari agama Islam yang benar dengan jalan menuntut ilmu dimana kita tidak akan memperoleh kebahagiaan didunia maupun akhirat kecuali dengan petunjuk agama Islam yang benar, karena Iman hanya bisa kita capai dengan belajar dan menuntut ilmu.

  • Memaksanya untuk bersungguh sungguh mengamalkannya untuk diri kita dalam kehidupan sehari-hari& setelah kita mengetahui ilmu yang kita pelajari.

  • Memaksanya untuk bersungguh-sungguh mendakwahkan dan menyampaikan serta mengajarkan kepada yang belum mengetahuinya (walaupun Cuma satu ayat), dan janganlah kita takut jika ada rintangan seperti ditolak, dimusuhi dan lain sebagainya, karena perintah yang keempat adalah, 

  • Memaksanya untuk bersungguh-sungguh bersabar terhadap kesukaran dan gangguan manusia dalam menyampaikan hukum-hukum ALLAH lewat Al-qur`an, dan hanya mengharap Ridho ALLAH SWT saja. 

Jadi jika seseorang yang mempunyai akal dan pikiran yang cerdas dan sensitive, mendengar atau membaca surat Al-Ashr` ini, pasti akan berusaha untuk menyelamatkan diri dari kerugian, dengan berusaha memiliki dan melaksanakan ke empat tahapan yang diperintahkan dalam Surat Al-Ashr`. 

 

Tunggu apa lagi, selagi kita masih diberi kesempatan hidup, segeralah dan jangan ditunda-tunda lagi, untuk menuntut ilmu agar jika kita mati, tidak dalam golongan orang yang mengalami kerugian. Alangkah sayangnya jika kematian telah mendatangi kita, kita masih belum menjalankan satu pun tahapan dalam surat Al-Ashr, apakah kita mau jika kelak di alam kubur / barzah keadaannya gelap gulita, padahal disanalah kita menunggu entah berapa juta tahun lagi, hari kebangkitan seperti yang dijanjikan ALLAH, Marilah sebelum malaikat maut benar-benar menghampiri kita, laksanakanlah dulu perintah ALLAH yang pertama dalam Surat Al-Ashr`, yaitu belajar untuk menuntut ilmu agama Islam yang benar, benar artinya sesuai dengan Al-qur`an dan Sunnah atau Hadits shahih dari Rasullulah SAW, karena seperti kata pepatah, kesempatan baik itu jarang sekali yang datang dua kali, dan semoga kelak jika kita mati, akan termasuk dalam golongan orang-orang Muslim yang beruntung, Amin.. 

Sumber : http://yppdarussalam.blogspot.com

»»  READMORE...

Rabu, 31 Desember 2014

Keutamaan Bangun Pagi Menurut Islam

Ketika kita terbiasa bangun pagi, manusia dapat bermunajat dan berdzikir kepada Allah di pagi hari, sedang dampak kesehatan dapat dirasakan dari udara yang bersih dan olahraga. Adapun dampak ekonomi seorang muslim dapat merancang rencana-rencana bisnisnya dan satuan-satuan pekerjaannya ketika pikirannya masih jernih di pagi hari. Bangun tidur merupakan salah satu tanda kebesaran Allah sebagai bukti atas kekuasaan-Nya, yang menyerupai kebangkitan setelah mati. Allah menamakan tidur sebagai kematian dan bangun tidur sebagai kebangkitan. Firman Allah SWT:

“Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa orang yang belum mati di waktu tidurnya, maka Dia tahanlah jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya, dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditentukan, sesungguhnya pada yang demikian terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bgai kaum yang berfikir.” (Az Zumar:42)
“ Dialah yang menjadikan untukmu malam (sebagai) pakaian, dan tidur untuk istirahat, dan Dia menjadikan siang untuk berusaha.” ( Al Furqan: 47)
Bangun tidur merupakan permulaan hidup setelah adanya kekosongan, bagaikan membuka lembaran baru yang putih bersih, yang dilalui seseorang sepanjang harinya, yang memulai kehidupannya dari bangun tidurnya, dan menutupnya dengan tidur kembali kemudian menyerahkan catatan amal perbuatannya untuk dipertanggungjawabkan pada hari kiamat nanti. Allah SWT berfirman :

“Dan Dialah yang menidurkanmu di malam hari, kemudian Dia membangunkanmu pada siang hari untuk disempurnakan umur(mu) yang telah ditentukan, kemudian kepada Allahlah kamu kembali, lalu Dia memberitahukan kepadamu apa yang dahulu kamu kerjakan.” (QS 6:60)
Bangun tidur merupakan permulaan rutinitas hidup dalam keseharian, sudah sepatutnya bagi setiap muslim untuk menjadikan pembuka harinya dan permulaan aktivitasnya senantiasa berhubungan dengan Sang Penciptanya, dan mengingat Pemberi Rezeki, bersyukur kepada Pemberi nikmat, Penjaga, dan Pelindung selama tidurnya. Allah SWT berfirman:
“Katakanlah, ‘Siapakah yang dapat memelihara kamu di waktu malam dan siang hari selain (Allah) Yang Maha Pemurah’. Sebenarnya mereka adalah orang-orang yang berpaling dari mengingat Tuhan mereka.” (Al-Anbiya:42)
Di sela-sela permulaan waktu setiap hari, ketika pikiran masih jernih, akal masih cemerlang, kondisi fisik masih segar, hendaklah setiap individu mengatur agenda aktivitas yang akan dikerjakan, berupa perbuatan-perbuatan baik yang diridhai Allah SWT, yang akan membawa kebaikan baik kepada dirinya maupun kepada sesama manusia.

TATA CARA BANGUN DI PAGI HARI
Berusahalah untuk bangun pagi, sebelum fajar tiba. Hal ini dapat memberi faedah bagi kejiwaan dan kesehatan serta mendayagunakan waktu yang jernih untuk beribadah dan belajar. Allah telah menggambarkan hamba-Nya yang takwa dalam firman-Nya:
“Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam, dan di akhir-akhir malam mereka memohon ampun (kepada Allah).” (QS Adz Dzariyat 17-18).
Diriwayatkan dari Aisyah ra. bahwa Rasulullah SAW telah bersabda :
“Bersegeralah dalam mencari rezeki dan kebutuhan (hajat) karena dalam kesegeraan (pergi pagi) itu terdapat keberkahan dan kesuksesan.” (HR. Thabrani)
Hendaknya terlintas dzikir dan doa kepada Allah dalam hati atau fikiran serta terucap oleh lisan. Allah SWT berfirman :
“Dan sebutlah nama Tuhanmu pada (waktu) pagi dan petang.” (Qs Al Insaan”25).

Diriwayatkan dari Aisyah ra. dari Nabi SAW, beliau bersabda:
“Tidak ada balasan bagi hamba yang berkata, “Laa ilaha illallah, la syarikalak, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai’in qadiir,’ tatkala Allah mengembalikan ruhnya melainkan Allah mengampuni dosa-doanya, walaupun dosanya bagaikan buih di lautan.” (HR. Ibnu Sunny).
Diriwayatkan oleh Hudzaifah bin Yamani ra. dia berkata :
“Jika rasulullah pergi ke tempat tidurnya, maka beliau mengucapkan doa, ‘Dengan nama-Mu Ya Allah, hidup dan matiku,’ dan tatkala bangun tidur mengucapkan, ‘Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkanku setelah mematikanku dan hanya kepada-Nya tempat kembali.’ (HR. Bukhari)
Setelah bangun tidur hendaklah segera membersihkan diri kemudian wudhu dan shalat, dan menjadikan amalan ini sebagai pembuka aktivitas pagi hari setelah doa dan dzikir serta menjauhkan kesibukan lain. Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra. bahwa Rasulullah SAW. Bersabda :
“Setan itu mengikat ubun-ubun setiap orang di antara kamu tatkala tidur dengan tiga ikatan. Dia mengencangkan setiap ikatan, jika berlalu malam yamg panjang hendaknya engkau tidur. Jika dia bangun dan dzikir kepada Allah, maka lepaslah satu ikatan dan jika berwudhu lepas lagi satu ikatan dan jika mendirikan shalat lepas lagi satu ikatan,maka badan menjadi segar dan giat. Tetapi jika tidak, menjadikan diri malas.” (Muttafaq alaih)
Hendaklah tidak membiasakan tinggal di tempat tidur dan membalikkan badan setelah bangun untuk meyambung mimpi dan tenggelam dalam lamunan dan hayalan.

Menjauhkan diri dari kebiasaan tidur setelah fajar tiba atau mengulur-ulur waktu untuk mengerjakan shalat karena waktunya masih panjang, karena itu hanya bisikan setan untuk melalaikan orang Islam dari shalat fajar dan meninggalkannya. Allah telah menggambarkan sifat dan keadaan hamba-Nya yang beriman dalm firman-nya :
“Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya, sedang mereka berdoa kepada Tuhannya dengan rasa takut dan harap dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka.” (As Sajdah:16).

Diriwayatkan dari Abu Darda ra., bahwa Nabi SAW. bersabda:
“Matahari tidak terbit melainkan di sampingnya ada dua malaikat yang berseru dan dapat didengar oleh semua penghuni bumi, kecuali jin dan manusia, (di mana keduanya berseru), ‘Wahai manusia, segeralah kamu menuju Tuhanmu. Sesungguhnya sedikit dan mencukupi itu lebih baik daripada banyak tetapi bisa membuat lupa diri.’ Kedua malaikat itu berdoa, ‘Ya Allah, berilah ganti dengan segera bagi orang yang berinfaq dan binasakanlah segera orang yang menahan (kikir atas) hartanya.”

Berkumur dan menggosok gigi setelah bangun tidur, lebih baik dengan siwak atau dengan pasta gigi dan sikat gigi karena itu kebiasaan yang membuat mulut dan gigi menjadi bersih. Dari Hudzaifah ra berkata :
“Rasulullah ketika bangun tidur menggosok-gosok mulutnya dengan siwak” (Muttafaq alaih)
Membiasakan tenang tatkala bangun dari tidur dengan tidak mengganggu keluarga dan tetangga.Agar tidak langsung keluar dari tempat tidur ke tempat yang dingin kecuali setelah ganti bajuAgar senantiasa pelan, halus, dan dengan suara rendah ketika membangunkan orang lain dengan memberi pengertian akan arti pentingnya shalat, dan jika seseorang malas untuk bangun hendaknya diulangi lagi setelah beberapa saat.

Membuka pintu dan jendela yang tertutup di kamar tidur setelah bangun tidur agar terjadi sirkulasi udara yang baru dan segar di kamar. Menertibkan tempat tidur dan tidak meninggalkan tempat tidur dalam keadaan berantakan, karena kebiasaan itu merupakan cermin dari kepribadian seeorang dalam kehidupan kesehariannya.

Waktu pagi adalah waktu yang paling berkah, seperti Hadist Rosulullah :
“Ya Allah berkahilah umatku disaat pagi hari“ (HR. Ahmad,Abu Dawud,Tirmidzi,Nasa’I Shahih).
Makanya jangan heran bila zaman dulu nenek moyang kita selalu bangun jam 4 terus buka-buka pintu dan jendela. Ternyata “Biar rezeki nggak dipatok ayam masak kita kalah sama ayam”. bangun pagi emang penuh manfaat, badan segar. mikir enak, dan Insya Allah rezeki pun baik berupa materi maupun non materi juga lancar. Bagi Kesehatan, tentunya asupan oksigen yang masih segar dan bersih bisa kita dapatkan (badan lebih segar tentunya).

Bagi Ekonomi, “Aristoteles mengatakan bahwa kebiasaan bangun bagi sebelum matahari terbit, mampu membuat kita menjadi lebih sehat, sejahtera dan bijaksana. Dengan membiasakan bangun sebelum matahari terbit, produltivitas kita akan meningkat, badan terasa lebih sehat dan semangat untuk mencapai tujuan yang sudah kita tetapkan akan meningkat. Hal ini akan membuat hidup kita menjadi lebih sejahtera”.


MANFAAT BANGUN PAGI
1. MEDIS
Menurut Dr. Muslim Nathin, bangun pagi juga dapat dapat mengurangi kecenderungan terserang panyakit kardiovaskular atau gangguan jantung dan pembuluh darah.
Kita mendapat kesempatan untuk menikmati udara segar yang belum tersentuh polusi, dimana momentum tersebut sangatlah tepat untuk memasukan sebanyak mungkin oksigen murni ke paru-paru dengan aktifitas olahraga.


2. SOSIOLOGI
Menjalin keakraban dengan tetangga yang sama-sama punya kebiasaan bangun pagi, ketika kita berolahraga atau ketika sholat subuh berjamaah di mesjid.
Bertemu/berkenalan dengan orang baru yang punya aktifitas/bekerja di pagi hari, biasanya orang2 yang berdagang di pasar atau orang-orang yang lagi kulakan di pasar


3. AGAMA ISLAM
Rasulullah bersabda “berpagi pagi itu barokah”. Sebab waktu itu jiwa, akal dan fisik kita belum letih. masih fresh, jadi sayang jika tidak digunakan sebaik baiknya. sebaik baik waktu bekerja adalah di waktu pagi ini. Rasulullah juga bersabda :

“Tidur selepas subuh itu akan mewarisi kepapaan”. (kepapaan : kemuncak kepada segala macam kesulitan dan kesusahan).

4. MENAMBAH KECERDASAN
Rasulullah sejak 14 abad yang lalu dan sudah dibuktikan secara ilmiah. Rasulullah SAW dahulu selalu membangunkan sahabatnya untuk shalat Shubuh berjama’ah di masjid. Para sahabat berjalan kaki bersama-sama keluar dari rumah buat pergi ke masjid Nabawi untuk sahalat Shubuh. Penelitian Dr. Alexander Bruce dari Jerman yang dimuat di majalah Al-Muslimun, menghasilkan sebuah temuan bahwa di waktu Shubuh, kadar gas ozon yang mengandung oksigen mencapai puncaknya dan akan menipis perlahan-lahan hingga matahari terbit. Sementara, gas ozon ini sangat ampuh untuk mencegah kerusakan paru-paru, tersumbatnya urat nadi, memperlancar peredaran darah, penyakit gula, asma, penuaan, alergi, penyakit jantung, meningkatkan kekebalan tubuh, serta merangsang urat syaraf bekerja dengan baik. Udah gitu kalau kamu menghirup nafas yang panjang di pagi hari, kecepatan aliran darah menuju otak juga akan bertambah, maka otak akan memperoleh darah kaya oksigen lebih cepat. Walhasil, otak juga lebih cepet nyambung kalau disuruh berfikir.

Di samping itu, penelitian menunjukkan, sesudah tidur malam yang baik, irama otak kita berfungsi sangat baik. Pemahaman, wawasan, dan penguasaan akan berbagai masalah yang berat dan rumit lebih sukses dihadapi pada pagi hari ketimbang pada jam-jam selanjutnya. Kenapa begitu? Karena tidur merupakan penyegaran otak yang paling alami. Setelah otak istirahat total di malam hari, pagi hari otak kamu sudah ready buat melakukan pekerjaan dan rutinitas kamu, termasuk belajar.

Pada pagi hari diproduksi hormon pertumbuhan. Hormon pertumbuhan itu penting dalam memeperbaiki takaran, kualitas dan daya guna otak. Hormon tersebut meningkatkan pengantaran asam amino dari darah ke otak, yang membuat sel-sel syaraf dapat menjadikan apa yang dipelajari jadi permanen, kebanyakan hormon pertumbuhan diproduksi waktu tidur, yaitu tidur sebelum tengah malam yang nyaman. Ada lagi hormon lain yang sangat penting yaitu hormon Cortisol. Puncak produksinya dari tengah malam hingga menjelang Shubuh. Cortisol memainkan peran utama membantu kita menghadapi stressor (penyebab stress) pada pagi hari, mengurangi peradangan dan keletihan.
»»  READMORE...

Selasa, 16 Juli 2013

LOMBA CIPTA TEKNOLOGI TNI ANGKATAN DARAT

Dalam rangka peringatan ke-68 hari TNI AD atau Hari Juang Kartika tanggal 15 Desember 2013,
TNI AD menyelenggarakan lomba cipta teknologi.

Total hadiah Rp. 150 juta (Seratus Lima Puluh Juta Rupiah).

Lomba cipta teknologi bertujuan meningkatkan peran serta masyarakat dalam mendukung pembangunan kekuatan alut/alutsista (Alat Utama/ Alat Utama Sistem Senjata) TNI AD.
Cipta teknologi yang dilombakan murni hasil karya sendiri, bukan jiplakan.

Lomba cipta dengan ketentuan sebagai berikut

»»  READMORE...

Jumat, 28 Desember 2012

Sebarkan Salam di Antaramu

Sebarkan Salam di Antaramu
 
Salam adalah salah satu dari asma Allah swt. Mengucapkan salam, baik kepada orang yang Anda kenal maupun yang tidak Anda kenal akan membangkitkan rasa aman, mempererat ikatan, dan menumbuhkan rasa cinta. Rasulullah sendiri telah berwasiat tentang itu. Dari Abu Hurairah ra., ia berkata bahwa Rasul bersabda,

"Kamu tidak akan masuk surga hingga kamu beriman, dan kamu tidak beriman hingga kamu saling mencintai (karena Allah). Apakah kamu maujika aku tunjukkanpada satu perkara jika kamu kerjakan perkara itu maka kamu akan saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kamu!" (HR. Muslim)

»»  READMORE...

Kamis, 27 Desember 2012

AYAT-AYAT DI LANGIT DAN DI BUMI

AYAT-AYAT DI LANGIT DAN DI BUMI

Bayangkan bahwa anda membangun sebuah kota besar dengan menyertakan jutaan Legos bersama-sama. Misalkan di kota ini ada gedung-gedung pencakar langit, jalan-jalan berkelak-kelok, stasiun kereta api, pelabuhan udara, pusat-pusat perbelanjaan, lorong-lorong bawah tanah, dan juga sungai-sungai, danau-danau, hutan, dan pantai. Misalkan ada juga yang tinggal di dalamnya ribuan orang yang berseliweran di jalan raya, duduk-duduk di rumah, dan bekerja di kantor. Masukkan juga seluk-beluknya, termasuk lampu lalulintas, kotak pos, dan papan sinyal di terminal bus.

Jika seseorang mendatangi anda dan mengatakan bahwa semua Legos kota ini, yang anda dirikan dengan perencanaan yang matang hingga serinci-rincinya, dan semua bagian yang anda tempatkan dengan susah-payah itu muncul secara kebetulan hingga terwujud kota ini, bagaimanakah keadaan jiwa orang ini menurut anda?

»»  READMORE...

Rabu, 26 Desember 2012

Penyakit yang Menimpa Perempuan Tidak Berjilbab



Penyakit yang Menimpa Perempuan Tidak Berjilbab


Rasulullah bersabda, "Para wanita yang berpakaian tetapi (pada hakikatnya) telanjang, lenggak-lengkok, kepala mereka seperti punuk unta, mereka tidak akan masuk surga dan tiada mencium semerbak harumnya (HR. Abu Daud)

Rasulullah bersabda, "Tidak diterima sholat wanita dewasa kecuali yang memakai khimar (jilbab) (HR. Ahmad, Abu Daud, Tirmidzi, bn Majah)
 Penelitian ilmiah kontemporer telah menemukan bahwasannya perempuan yang tidak berjilbab atau berpakaian tetapi ketat, atau transparan maka ia akan mengalami berbagai penyakit kanker ganas di sekujur anggota tubuhnya yang terbuka, apa lagi gadis ataupun putri-putri yang mengenakan pakaian ketat-ketat.
»»  READMORE...